Rabu, 04 Januari 2023

E-COMMERCE

E-COMMERCE

3.13 Mengevaluasi Website E-commerce

3.13.1 Pengertian E-commerce

 E-commerce atau disebut juga perdagangan elektronik merupakan aktivitas yang berkaitan dengan pembelian, penjualan, pemasaran barang ataupun jasa degan memanfaatkan sistem elektronik seperti internet ataupun jaringan komputer.

 Sedangkan pengertian e-commerce menurut Loudon e-commerce diartikan sebagai suatu proses yang dilakukan konsumen dalam membeli dan menjual berbagai produk secara elektronik dari perusahaan ke perusahaan lain dengan menggunakan komputer sebagai perantara transaksi bisnis yang dilakukan.

 3.13.2 Jenis Jenis Aplikasi Dalam E-commerce 

1. Customer care  

Tipe aplikasi e-commerce customer care adalah suatu usaha dari perusahaan untuk menjalin hubungan interaktif dengan pelanggan atau konsumen yang telah dimilikinya. Jika dahulu perusahaan biasanya menyediakan nomor telepon bebas pulsa (toll free) sebagai sarana yang dapat dipergunakan pelanggan untuk bertanya, berdiskusi, atau menyampaikan keluhan sehubungan dengan produk atau jasa yang telah atau akan dibelinya. Nomor telepon ini pada dasarnya dihubungkan dengan pusat informasi perusahaan atau call center.

Dengan berkembangnya internet, maka dengan mudah konsumen dapat berhubungan dengan customer service perusahaan selama 24 jam melalui situs terkait. Perhatikan beberapa pelayanan yang biasa ditawarkan melalui situs seperti FAQ (Frequently Asked Questions), real time chatting, customer info changes, dan sebagainya.

Prinsip utama yang diharapkan oleh perusahaan dengan mengimplementasikan e-commerce jenis ini adalah untuk memberikan pelayanan (supports and services) yang prima sehingga mempertinggi atau meningkatkan loyalitas konsumen. Seperti halnya dengan i-market, sebagian besar aplikasi yang dipergunakan bersifat B2C.

 2. I-market

Internet market (i-market) didefinisikan sebagai suatu tempat atau arena di dunia maya di mana calon pembeli dan penjual saling bertemu untuk melakukan transaksi secara elektronik melalui media internet. Dari definisi tersebut terlihat bahwa tipe bisnis yang terjadi adalah B2C karena sebagai penjual produk atau jasa, perusahaan berusaha menghubungkan dirinya dengan i-market yang notabene merupakan komunitas para pengguna internet yang ada di seluruh dunia.

Prinsip yang dipegang dalam tipe ini adalah perusahaan menyediakan berbagai informasi lengkap mengenai seluruh produk atau jasa yang ditawarkan melalui internet, dengan harapan bahwa ada calon pelanggan yang pada akhirnya melakukan pemesanan atau pembelian terhadap produk atau jasa tersebut (order).

3. Vendors management

Hakikat dari sebuah bisnis adalah melakukan transformasi bahan mentah menjadi sebuah produk atau jasa yang ditawarkan kepada konsumen. Dengan kata lain, mayoritas perusahaan pastilah memiliki pemasok (supplier) bahan mentah tersebut. Di samping itu, berbagai aktivitas penunjang seperti proses administrasi, pengelolaan sumber daya manusia, dan sebagainya kerap membutuhkan beragam barang yang harus dibeli dari perusahaan lain. Proses pembelian yang berlangsung secara kontinu dan berulang secara periodik tersebut pada dasarnya memiliki kontribusi i yang cukup besar terhadap pengeluaran total perusahaan (cost center). Penerapan aplikasi e-commerce untuk menghubungkan perusahaan dengan atau pemasok berbagai kebutuhan bisnis sehari-hari dapat menekan biaya total yang dikeluarkan untuk aktivitas pengadaan dan pembelian barang.

Dengan dimanfaatkannya aplikasi e-commerce jenis ini, perusahaan dapat melakukan eliminasi berbagai proses yang tidak perlu, mengintegrasi beberapa proses yang sekaligus dapat dilakukan, menyederhanakan proses yang berbelit-belit, dan mengotomatisasikan proses-proses manual yang memakan waktu dan biaya. Sehingga prinsip yang dijalankan dalam implementasi aplikasi e-commerce ini adalah perusahaan melakukan proses pemesanan, pengadaan, dan pembelian bahan-bahan yang dibutuhkan dari berbagai pemasok dan vendor melalui internet, dan para rekanan ini akan mengirimkannya kepada perusahaan sesuai dengan kebutuhan. Tipe B2B merupakan platform transaksi yang diterapkan dalam tipe e-commerce ini. 

4. Extended supply chain

Supply chain adalah urutan proses atau aktivitas yang dijalankan perusahaan mulai dari "bahan mentah" (raw materials) dibeli sampai dengan produk jadi ditawarkan kepada calon konsumen. Proses umum yang biasa dilakukan dalam supply chain adalah pengadaan bahan mentah, penyimpanan bahan mentah, produksi atau operasi bahan mentah menjadi bahan baku/jadi, penyimpanan bahan baku/jadi, distribusi, pemasaran dan penjualan, serta pelayanan purnajual. Tidak seperti pada perusahaan konvensional, di mana proses dari hulu ke hilir ini dilakukan secara penuh dan menyeluruh oleh perusahaan.

Untuk dapat berkompetisi di era globalisasi seperti saat ini, perusahaan harus menjalin kerja sama dengan rekanan bisnis yang lain (collaboration to compete). Kunci dari kerja sama ini adalah untuk menciptakan suatu produk atau jasa yang lebih murah, lebih baik, dan lebih cepat dari yang ditawarkan para kompetitor.

Tentu saja untuk dapat menciptakan produk atau jasa yang demikian, proses penciptaan produk atau jasa di internal perusahaan harus dilakukan pula secara murah, baik, dan cepat. Di sinilah prinsip penggunaan e-commerce dipergunakan, yaitu untuk melakukan optimalisasi supply chain perusahaan dengan cara menjalin hubungan dengan seluruh rekanan atau pihak-pihak lain yang terlibat langsung dalam proses penciptaan produk atau jasa melalui jalur elektronik semacam internet. Jelas terlihat bahwa dalam melakukan supply chain, prinsip B2B merupakan platform yang diterapkan dalam pengembangan e-commerce terkait.

 3.13.3 Fitur - Fitur dalam Aplikasi E-Commerce

1. Website User-friendly

Website user-friendly adalah website yang didesain agar mudah diakses oleh pengunjung. Jadi, pengunjung bisa menemukan apa yang mereka cari di website dengan cepat dan gampang.

Berdasarkan survey dari Hubspot, 76% konsumen mengatakan bahwa hal terpenting dalam desain website adalah kemudahan dalam mencari apa yang mereka butuhkan.

2. Website Mobile-Friendly

Selain user-friendly, pastikan website toko online Anda juga mobile-friendly. Website mobile-friendly adalah website yang dapat menyesuaikan tampilannya dengan perangkat yang digunakan. Website mobile-friendly sering disebut dengan responsive.

Membangun website mobile-friendly sangat penting. Sebab, 50% transaksi toko online berasal dari perangkat mobile. Perusahaan Walmart bahkan mampu meningkatkan penjualan hingga 98% setelah mengoptimasi websitenya agar mobile-friendly.

3. Logo Bisnis

Logo sebenarnya bukan bagian dari fitur, tapi menambahkan logo bisnis ke toko online sangat penting. Logo bisa dibilang sebagai identitas bisnis, agar toko online Anda semakin dikenal banyak orang.

4. Customer Login

Customer login merupakan fitur toko online untuk meningkatkan pengalaman pengguna ketika berbelanja. Sebelum calon pembeli bisa membeli produk, mereka harus login terlebih dahulu.

5. Pencarian Produk

Plugin ini menawarkan fitur auto-complete, bisa melakukan pencarian berdasarkan nama produk, deskripsi, maupun filter-filter lain, serta bisa menampilkan gambar dan harga produk langsung di kolom pencarian.

6. Detail Produk

Berfungsi untuk memberi gambaran secara rinci tampilan, fitur dan manfaat produk yang akan dirasakan konsumen. Itulah mengapa fitur ini penting untuk mendorong calon pembeli melakukan transaksi.

7. Keranjang Belanja (Cart)

Keranjang belanja berguna untuk meletakkan produk yang akan dibeli oleh pelanggan, sebelum melakukan pembayaran. Lazimnya, keranjang belanja berada di pojok kanan atas website toko online Anda.

8. Wishlist

Wishlist adalah fitur yang mereka butuhkan. Jadi ketika pelanggan siap membeli produk, mereka bisa langsung menemukannya tanpa harus mencari lagi lewat fitur pencarian.

9. Rating dan Review Pelanggan

Berdasarkan data dari Learn Hub, 95% calon pembeli membaca review produk sebelum akhirnya memutuskan membeli. Selain itu, Bright Local menyebut bahwa 57% pelanggan hanya membeli produk dengan rating di atas bintang 4.

10. Prediksi Ongkos Kirim

Bagi sebagian besar konsumen, biaya ongkos kirim pasti menjadi salah satu pertimbangan jadi tidaknya mereka membeli suatu produk. Makanya, Anda perlu menambahkan informasi ongkos kirim sebagai fitur toko online.

11. Produk Terkait (Related Items)

 Produk terkait adalah rekomendasi produk-produk sejenis yang biasanya ditempatkan di bagian bawah halaman detail produk.

Ternyata menampilkan produk sejenis bisa membuat calon pembeli menghabiskan waktu lebih lama di toko online Anda. Mereka jadi merasa punya banyak opsi untuk dilihat-lihat sebelum memutuskan membeli.

Selain itu, pelanggan Anda kemungkinan jadi mau membeli lebih dari satu produk. Apalagi kalau Anda menerapkan promo ongkir dengan minimal pembelanjaan atau diskon sesuai nominal kelipatan.

Bisa dibilang, menampilkan produk terkait di toko online ini adalah penerapan dari teknik cross selling

12. Halaman Promo

Sekarang ini, hampir semua bisnis online menjadikan promo sebagai strategi untuk mendongkrak penjualan. Karena persaingan yang ketat, Anda perlu cara agar informasi promo yang sedang berlangsung dapat diketahui oleh pengunjung.

13. Informasi Produk Baru

Dari sisi pelanggan, hadirnya fitur informasi produk baru bisa membuat mereka betah berlama-lama menjelajahi toko online Anda. Karena setiap pelanggan pasti senang dengan hal-hal baru dan up to date

14. Tombol Call-to-Action (CTA)

 CTA adalah suatu tombol ‘aksi’ yang mengajak pengunjung untuk melakukan sesuatu. Bisa membeli produk, mengisi formulir, berlangganan newsletter, dan sebagainya. Tergantung tujuan dari website yang menggunakan CTA.

Sebuah studi menyatakan bahwa menambahkan CTA di toko online bisa meningkatkan penjualan hingga 22% dalam satu kuartal

15. Payment Gateway

Payment Gateway adalah layanan pembayaran untuk memudahkan transaksi antara penjual dan pembeli secara online.

Kenapa memudahkan? Pertama, karena payment gateway menyediakan beragam pilihan pembayaran. Jadi, konsumen bisa bebas menentukan ingin membayar lewat cara apa.

Kedua, karena payment gateway membuat proses transaksi berjalan secara otomatis. Jadi, konsumen tidak perlu mengirimkan bukti pembayaran setelah mereka selesai bertransaksi.

Selain memudahkan, payment gateway juga bisa membuat transaksi jual beli jadi lebih aman lho. Ini karena perusahaan penyedia payment gateway punya sistem yang canggih.

Jadi, setiap transaksi yang masuk dapat diperiksa secara cepat dan akurat. Sehingga meminimalisir terjadinya transaksi fiktif yang merugikan.

16. Link dan Ikon Penting

Di bagian bawah website toko online, atau sering disebut footer, Anda biasanya akan menemukan link menuju halaman-halaman lain. Misalnya halaman tentang kami, kontak, karir, atau bantuan.

17. Frequently Asked Questions (FAQ)

 Frequently Asked Questions (FAQ) adalah halaman yang berisi kumpulan pertanyaan yang sering ditanyakan oleh pengunjung toko online. Mulai dari pertanyaan seputar produk, pembayaran, pengiriman, dan lain sebagainya.

FAQ merupakan salah satu fitur wajib toko online. Hal ini karena pelanggan Anda membutuhkan informasi serinci mungkin ketika mereka memutuskan untuk mencoba produk yang Anda jual.

Tanpa adanya FAQ, pelanggan akan kesulitan untuk mencari tahu informasi seputar produk dan toko online Anda. Alhasil, jumlah pelanggan yang bertanya lewat live chat akan bertambah. Dan, ini akan merepotkan Anda.

18. Kebijakan-kebijakan Pengembalian (Return Policy)

 Kebijakan pengembalian adalah halaman yang menjelaskan tentang apa yang bisa dilakukan pembeli jika mereka tidak puas atas kualitas produk Anda.

Biasanya setiap toko online menyediakan beberapa opsi pengembalian. Mulai dari mengembalikan produk atau mengembalikan uang sesuai dengan yang pembeli bayarkan.

Fitur ini berguna untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap toko online Anda. Jika mereka tidak puas dengan apa yang Anda jual, Anda siap menanganinya dengan senang hati.

Ketika menambahkan fitur kebijakan pengembalian, jelaskan secara rinci menggunakan bahasa yang sederhana semua opsi yang bisa pelanggan Anda tempuh

19. Live Chat (Customer Support)

 Live chat adalah fitur wajib toko online yang tidak boleh Anda lupakan. Lewat fitur ini, pelanggan bisa berkomunikasi langsung dengan Anda jika mereka memiliki pertanyaan, masalah, atau hal-hal lain yang mengganggu

20. Fitur-Fitur Keamanan

Terakhir, Anda wajib menambahkan fitur-fitur keamanan sebagai fitur wajib toko online. Toko online sering menjadi sasaran empuk kejahatan di dunia maya. Misalnya, infeksi malware, serangan spam, sampai pencurian data kartu kredit.

 sumber materi fitur aplikasi e-commerce : 

https://www.niagahoster.co.id/blog/fitur-toko-online/

 3.13.4 Instalasi aplikasi E-commerce

Persiapkan terlebih dahulu seluruh software yang dibutuhkan. Download dan install aplikasi tersebut di komputer Anda. Jika Anda belum memiliki XAMPP pada komputer Anda, Anda dapat mendownload XAMPP terlebih dahulu, lalu install di komputer Anda. Kemudian lanjutkan dengan download PrestaShop.

3.13.5 Menginstal Aplikasi E-commerce

  1. Jika komputer Anda belum terinstall XAMPP, buka file instalasi XAMPP lalu pilih komponen-komponen wajib dengan cara memberi tanda centang pada pilihan “Server -> Apache dan MySql”, “Program Languages -> PHP”, “Program Languages -> phpMyAdmin”.
  2. Setelah memilih komponen-komponen tersebut, klik “Next”, maka proses instalasi akan berjalan hingga selesai. Kemudian klik “Finish”.
  3. Kemudian buka XAMPP. Untuk menjalankannya, klik tombol “Start” pada pilihan “Apache”dan “MySql”.
  4. Langkah selanjutnya ekstrak folder PrestaShop.zip yang telah Anda download sebelumnya. Lalu paste folder tersebut pada direktori “Local disk C ->XAMPP ->htdocs”.
  5. Selanjutnya buka PHPMyAdmin “http://localhost/phpmyadmin” (tanpa tanda petik) pada browser Anda untuk membuat database. Masukkan nama database sesuai keinginan Anda misalnya “prestashop”, lalu klik tombol “create” atau “buat”.
  6. Sekarang buka Prestashop Setup Wizard menggunakan alamat link“http://localhost/prestashop” (tanpa tanda petik). Lalu pilih “Next”.
  7. Kemudian pada langkah install selanjutnya, beri tanda centang sebagai persetujuan. Lalu klik “Next” atau “Berikutnya”.
  8. Selanjutnya isikan seluruh data informasi yang diminta dan klik “Next” atau “Berikutnya”.
  9. Langkah selanjutnya isikan data sesuai database yang sebelumnya telah Anda buat padaPHPMyAdmin. Klik “Next” atau “Berikutnya”.
  10. Selanjutnya biarkan proses instalasi berjalan hingga selesai.
  11. Setelah proses instalasi selesai, maka akan tampil keterangan bahwa proses instalasi selesai.
  12. Agar bisa masuk dalam PrestaShop yang telah Anda install sebelumnya, Anda diminta untuk menghapus folder “install” dalam folder “Prestashop” yang berada dalam direktori “Local disk C ->XAMPP ->htdocs”.
  13. Jika folder “install” tersebut telah terhapus, maka sekarang Anda dapat masuk ke web PrestaShop Anda. Ketikkan alamat email dan kata sandi yang sesuai dengan pada saat proses instalasi PrestaShop. Lalu tekan tombol “Login”.
  14. Jika berhasil Login, maka Anda akan masuk ke halaman dashboard PrestaShop. 

sumber materi instalasi aplikasi e-commerce :

 http://adamsetiyadi.blogspot.com/2016/04/cara-instal-aplikasi-e-commerce.html?m=1

 3.13.6 Mempersiapkan Konten E-commerce

  1.  Atur Strategi Dalam Merchandising 

Yang dimaksud dengan merchandising di sini adalah mempersiapkan produk-produk yang Anda tawarkan melalui bisnis e-commerce Anda. Salah satu langkah paling penting untuk kesuksesan musim belanja akhir tahun adalah mencari pola belanja pelanggan Anda, dan kemudian mempersiapkan produk-produk pilihan sesuai dengan pola tersebut. Pembeli kadang kesulitan dalam menemukan produk tertentu, dan mungkin saja mereka jadi batal membeli barang yang menarik. Untuk menghindari hal ini, ciptakan sebuah landing page spesial, yang mem-fitur barang-barang sesuai dengan kategori masing-masing. Gunakan halaman depan website Anda untuk menampilkan banner dengan kategori-kategori ini, sehingga pengunjung dapat dengan mudah menemukan apa yang mereka cari. Berinvestasilah dalam tools seperti “serupa dengan yang Anda cari dan lihat” agar pembeli memiliki pilihan dalam beberapa ukuran dan warna. Ciptakan beberapa variasi bundelan dengan aksesori atau produk pelengkap, seperti anting dan kalung, atau ponsel dan casing. Hal ini menjadikan belanja menyenangkan dan mudah. Satu hal yang pantas diingat: jangan berlebihan dalam menampilkan promo atau tawaran spesial di website Anda, karena hal ini dapat membuat navigasi web menjadi sulit. Anda pun beresiko membuat pelanggan kabur. Dan yang terpenting, jika Anda menawarkan barang promosi, tawarkanlah dengan sejelas dan setransparan mungkin, dan tanpa uneg-uneg, karena ini dapat memberikan image negatif pada brand Anda.

 2. Tingkatkan Kualitas Konten Anda

Ketika berbelanja online, pembeli memutuskan barang yang hendak dibeli berdasarkan a) informasi produk yang Anda sediakan, dan b) ulasan yang ditinggalkan oleh para ahli atau pembeli lain tentang produk tersebut dan tentang Anda. Itulah sebabnya penting bagi Anda untuk menyediakan banyak gambar produk, video deskripsi produk, teks deskripsi produk, dimensi barang, dan semua informasi lain yang dapat mendorong keputusan pelanggan untuk membeli. Semakin lengkap katalog Anda, semakin besar kemungkinan Anda menjual. Tentu saja, doronglah pembeli untuk meninggalkan ulasan di website Anda, karena calon pembeli potensial mempercayai opini pembeli lainnya. Beberapa minggu sebelum musim belanja akhir tahun mulai, sisihkan waktu untuk benar-benar membenahi strategi konten Anda, termasuk meningkatkan kualitas postingan di blog ataupun di media sosial yang bertujuan untuk menarik perhatian pebelanja akhir tahun di target pasar Anda. Semakin cepat Anda mulai mempersiapkan bisnis e-commerce untuk akhir tahun, semakin banyak kesempatan Anda untuk menulis konten yang berkualitas.

3. Persiapkan Staff Anda

Sering kali, sebelum membeli, pelanggan mengajukan pertanyaan. Anda harus siap untuk menjawab secepat mungkin. Walaupun Anda menggunakan jasa pengiriman yang terpercaya, menyiapkan barang agar siap untuk dikirim merupakan proses yang menghabiskan banyak waktu, terutama untuk bisnis kecil. Jangan ragu untuk mempekerjakan staff ekstra dalam rangka mempersiapkan bisnis e-commerce untuk akhir tahun. Siapkan pula budget untuk mempersiapkan barang-barang yang butuh untuk dibungkus dengan bingkisan kado atau dengan pesan spesial di dalamnya. Siapkan waktu untuk melatih staff baru tentang proses-proses rutin, untuk menciptakan manual Prosedur Operasi Standar, dan bahkan untuk mencoba beberapa sesi latihan demi meyakinkan bahwa staff Anda dapat memproses pemesanan bersama-sama. Definisikan jawaban standar untuk tim Anda dalam menjawab email, tweet, pertanyaan yang diajukan lewat telepon ataupun Facebook, dan pastikan bahwa seluruh tim mengaplikasikannya. 

4. Pastikan Proses Pengiriman Anda Sempurna

Pertama-tama, pastikan bahwa di tiap deksripsi produk, Anda telah mengkomunikasikan dengan jelas estimasi waktu pengiriman yang dibutuhkan untuk barang tersebut. Sering kali, terjadi kekacauan pada lini pemasokan antara pabrik dan pemasok ketika pemesanan sedang puncak-puncaknya. Pastikan bahwa semua pasokan Anda akan datang tepat waktu. Juga, pastikan dengan penyedia jasa pengiriman langganan Anda bahwa tidak ada perubahan estimasi masa pengiriman menjelang akhir tahun. Jujurlah pada pelanggan Anda tentang masa pengiriman. Sangat disarankan bagi Anda untuk mengintegrasikan sistem tracking dari penyedia jasa pengiriman, agar pelanggan Anda dapat lebih mudah mengikuti pesanan sampai diterima di tangan mereka. Ciptakan pula sistem SMS dan email di mana Anda bisa berkomunikasi secara real time dengan mereka.

 5. Optimalkan Layanan Pelanggan Anda

Tahukah Anda bahwa layanan pelanggan memegang peranan penting dalam meningkatkan penjualan di bisnis e-commerce? Di era digital sekarang ini, di mana pebisnis baru muncul setiap hari, kualitas dukungan pelanggan Anda adalah faktor penentu dalam mendapatkan pelanggan baru, dan mempertahankan yang sebelumnya sudah pernah membeli dari Anda. Ingatlah, kepuasan dan loyalitas pelanggan sangatlah menentukan dalam kesuksesan bisnis e-commerce Anda. Pelanggan sekarang ini mengharapkan layanan yang bukan saja bagus, tetapi luar biasa. Dan faktor utama yang pelanggan hargai adalah kecepatan Anda dalam menjawab pertanyaan atau keluhan mereka. Inilah sebabnya, perusahaan-perusahaan yang telah menyadari hal ini berinvestasi dalam layanan live chat, dalam usaha untuk memberikan layanan sesuai dengan ekspektasi pelanggan. Ada banyak manfaat meng-install live chat di website bisnis Anda, termasuk meningkatkan penjualan, mengurangi pengeluaran bisnis, dan mengurangi tingkat ketidaknyamanan pelanggan ketika berusaha menghubungi dukungan pelanggan. Jika Anda ingin mulai merasakan manfaat aplikasi live chat untuk bisnis Anda, Subiz menawarkan solusi live chat terpercaya. Selain fitur chat secara langsung, Subiz menawarkan fitur-fitur cerdas lain yang dapat Anda gunakan untuk membuat layanan pelanggan Anda luar biasa, misalnya fitur analytic, visitor tracking, kutomisasi widget, dan lain-lain. Tak ketinggalan pula, Subiz menawarkan periode percobaan gratis yang dapat mulai Anda coba sekarang juga.

sumber materi mempersiapkan konten e-commerce :

https://subiz.com.vn/blog/5-tips-mempersiapkan-bisnis-e-commerce-untuk-akhir-tahun-2016.html 

4.13 Membuat Website E-commerce 

4.13.7 Membuat Website E-commerce

 1. Membuat Website

Awal sekali tentu saja dibutuhkan website untuk memulai membuat website jual beli. Sebelum membuat website, Anda bisa mengkomparasikan volume penjualan dari penjualan produk Anda secara offline, lalu Anda menimbang berapa kemungkinan kapasitas trafic bila Anda membuat website! Bila berpotensi mendapat pengunjung yang banyak dan membutuhkan perintah yang banyak, sebaiknya Anda menggunakan Beon sebagai jasa penyedia hosting. Karena bila terlalu meremehkan jumlah pengunjung dan Anda menggunakan share hosting yang murahan dan ngasal, maka website e-commerce Anda bisa bangkrut ditelan dunia maya.

2. Login ke Member Area

Setelah mempunyai domain dan hosting yang berarti Anda sudah mempunyai website, Anda haru login dulu ke member area dan memilih domain yang telah Anda buat untuk memulai menolah website tersebut menjadi e-commerce atau website jual beli.

Setelah itu, Anda bisa mengatur lebih dalam pada setingan service dan memilih domain yang akan Anda pakai sebagai website e-commerce! Seperti pada foto di bawah, terdapat domain www.berfirman.com yang akan menjadi website jual beli. Klik lambang panah kanan dan akan muncul menu tools yang sudah disedikan di member area penyedia hosting.

Sebelum membeli hosting sebaiknya carilah penyedia hosting yang mempunyai tool banyak untuk mempermudah pekerjaan Ande mengelola website meskipun Anda sedang tidak membuat website e-commerce, bila penyedia hosting mempunyai pilihan tools yang banyak, website yang akan Anda buat akan semakin mudah saat pembangunannya. Seperti yang disediakan Beon atau jagoan hosting, banyak sekali tools yang bisa digunakan, bahkan Anda bisa menerima tools yang menjadi produk unggulan dari penyedia hosting lain.

3. Masuk Ke CPanel

Setelah masuk kedalam menu member area dari penyedia hosting Anda, disini menggunakan hosting jagoan hosting sebagai contoh yang merupakan produk Beon sebagai alternatif pilihan untuk Anda yang merupakan pengelola website baru.

Klik menu login CPanel yang password dan keperluan lainnya sudah dikirim ke email Anda oleh penyedia hosting. CPanel sendiri adalah pilihan peralatan untuk mengelola website Anda! Terdapat banyak sekali aplikasi yang bisa membantu mengelola website Anda dari Cpanel dan softacolous.

4. Install Wordpress

Setelah masuk ke menu CPanel, cari menu softaclous untuk memilih CMS dan juga platform untuk menata layout dan membuat website e-commerce Anda! Bila Anda terlanjur berlangganan penyedia hosting yang tidak mempunyai menu softacolous, mungkin Anda sedang sial saat membelinya. Pastikan memperhatikan layanan sebelum berlangganan hosting Anda Beoners

Setelah itu, pilih wordpress, pada menu dan jangan ragu atau panik, install dengan santai wordpress Anda seperti gambar di bawah! Wordpress merupakan platform yang paling sering dipakai karena banyaknya plugin yang bisa mendukung Anda mengembangkan website Anda. Website Anda bagus dan maksimal, maka pemasukan akan semakin mudah didapat.

Setelah wordpres dan semu setingan mengenai tampilan sudah Anda seting, sehingga sekarang Anda telah memiliki tools untuk mengelola website dan semakin dekat dalam menyelesaikan langkah cara membuat website e-commerce!

5. Install Plugin Wordpress

Seperti yang telah dikutip di atas, wordpress bisa juga berfungsi sebagai platform mengelola website karena kemudahannya dan banyaknya plugin! Selanjutnya pantau panel kiri pada tampilan wordpress Anda. Banyak sekali menu yang tertera, selanjutnya pilih perintah plugins, disana terdapat peralatan bantu Anda dan terdapat juga tools untuk membuat e-commerce Anda. Bagaimana Beoners? Sudah siap!

Setelah masuk menu plugin, pilih perintah ‘Add New’ seperti yang tertera pada gambar. Setelah itu akan muncul banyak sekali pilihan plugin yang disediakan wordpress dan siap Anda gunakan untuk memaksimalkan website Anda. 

Setelah itu search plugin “WooComerce” dan instal plugins! Ikuti semua perintah untuk menginstal. WooComerce adalah plugin yang sangat poerfull untuk membangun website e-commerce Anda sendiri! Dengan menggunakan hosting dari Beon, platform Wordpress dan WooCommerce sebagai plugin, Anda sudah mempunyai komposisi yang mantap untuk membuat website jual beli sendiri.

6. Registrasi Keuangan WooCommerce

Setelah meninstal Woocommerce akan banyak sekali langkah yang perlu dilengkapi mulai data dan alamat Anda, akun Bank Anda, jenis produk yang akan Anda jual, dan juga sistem pengiriman. Anda harus mengisi dengan data yang lengkap demi kelangsungan bisnis Anda dalam menjalankan e-commerce! Lakukan dengan lengkap jangan sampai terdapat data yang salah sehingga menggangu bisnis Anda kedepan.

Setelah menginstal dan mengisi data sudah lengkap, akan terdapat panel baru dalam layar kiri wordpress Anda. Pluggin dari WooCommerce akan menambah panel baru yaitu WooCommerce dan juga Products. Dimana Woocomerce berisi mengenai seting mengenai toko online Anda, dan products berfungsi untuk menambah produk Anda dan beberapa menu dan termasuk pembeli yang sudah melakukan transfers.

7. Memasang Tampilan Website

Sekanjutnya, tempelan tema dari WooCommerce akan secara otomatis menjadikan website Anda mempunyai design toko online yang lengkap dengan perintah jual beli. Ada baiknya Anda mengotak atik, menyertakan nama toko Anda pada website, dan beberpa pilihan menu produk dan juga keperluan lain pada design website Anda sehingga semakin mantap saat Anda mulai mengunggah produk Anda!

8. Memasang Produk

Selanjutnya setelah Anda puas membuat design website e-commerce Anda, Anda bisa memulai mengunggah produk Anda lewat menu products yang tertera di panel kiri wordpress Anda dan selanjutnya akan muncul tampilan seperti di atas. Apakah Anda merasa semakin dekat dengan keberhasilan Anda sekarang? Kalau begitu Anda bisa memulai mengunggah produk Anda dengan klik perintah ‘Add New’! Bagimana sudah siap berbisnis?

9. Proses Jual Beli

Selanjutnya setelah Anda berhasil mengunggah barang dan seperti contoh di bawah, barang yang dijual adalah berupa ‘item’, mempunyai stok 15 buah dan harga sebesar Rp.150.000.  

Selanjutnya bila Anda mendapat pembeli produk Anda, Anda akan mendapat info pembeli di panel WooCommerce>>Orders klik, dan akan muncul menu seperti di gambar yang ada di bawah.

Setelah itu, bila Anda mendapat pembeli, status pertama adalah on hold, Anda bisa mengubah status menjadi pending payment bila menunggu pembayaran, processing bila sedang pengiriman atau pembuatan barang, dan completed bila transaksi telah selesai.

sumber materi membuat website e-commerce :

https://beon.co.id/news/cara-membuat-website-e-commerce 

Nama Kelompok : 

  1. Adelia Sonata (01)
  2. Afifatu A'yu Nina (02)
  3. Diyah Permenti (09)
  4. Imelia Dewi PWC (16)
  5. Intan Dwi Lestari (17)
  6. Shofiyana (30)

E-COMMERCE

E-COMMERCE 3.13 Mengevaluasi Website E-commerce 3.13.1 Pengertian E-commerce   E-commerce atau disebut juga perdagangan elektronik merupaka...